Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Selasa, 06 Februari 2018

RPP Sem Ganjil B.Inggris SMP Unit 1


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

SATUAN PENDIDIKAN                : SMPN 3 TIGABINANGA
MATA PELAJARAN                      : BAHASA INGGRIS
KELAS/SEMESTER                       : VII/1
MATERI POKOK                            : Greeting
ALOKASI WAKTU                         : 2 x 40 menit


A.  Kompetensi Inti
KI 1     :    Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI 2     :    Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI 3     :    Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin taunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenonema dan kejadian tampak mata.
KI 4     :    Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori


B.   Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
No
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
1.
1.1. Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar komunikasi internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar.

1.1.1 Mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan dapat belajar bahasa Inggris dengan terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
2.
2.1.   Menunjukkan perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi interpersonal dengan guru dan teman.

2.1.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas dan dalam bekerja dalam kelompok.
2.1.2 Menunjukkan sikap berani dan percaya diri dalam berkomunikasi.
2.1.3 Menunjukkan sikap peduli dan toleransi dalam bekerjasama.
3.
3.1 Memahami fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada ungkapan sapaan, pamitan, ucapan terimakasih, dan permintaan maaf, serta responnya, sesuai dengan konteks penggunaannya.
3.1.1   Mengidentifikasi ungkapan yang digunakan untuk menyapa dalam bahasa Inggris(Greeting)
3.1.2   Mengidentifikasi ungkapan yang digunakan untuk merespon ungkapan dalam sapaan.

4.
4.1  Menyusun teks lisan sederhana untuk mengucapkan dan merespon sapaan, pamitan, ucapan terimakasih, dan permintaan maaf, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

4.1.1   Melakukan percakapan interpersonal dengan menggunakan ungkapan sapaan melalui kegiatan terintegrasi menyimak dan berbicara bahasa Inggris.
4.1.2   Melakukan percakapan interpersonal dengan menggunakan ungkapan dalam merespon ungkapan sapaan melalui kegiatan terintegrasi menyimak-berbicara bahasa Inggris dengan percaya diri.





C.      TUJUAN PEMBELAJARAN:
1.         Melalui contoh, peserta didik dapat menggunakan ungkapan sapaan ke dalam praktik berbicara bahasa Inggris.
2.         Melalui contoh, peserta didik dapat menggunakan ungkapan dalam merespon sapaan ke dalam praktik berbicara bahasa Inggris.

D.      MATERI PEMBELAJARAN
     
Fungsi sosial
Menjaga hubungan interpersonal dengan guru dan teman

Struktur teks
(ungkapan hafalan, tidak perlu dijelaskan tata bahasanya)
a.     Good morning. How are you?, Fine, thank you. And you? dan semacamnya
b.    Goodbye. Bye. See you later. See you. Take care., dan semacamnya
c.     Thank you. You are welcome., dan semacamnya
d.    I’m sorry. That’s fine, okay. Allright., dan semacamnya

Unsur kebahasaan
Kosa kata, tata bahasa, ucapan, tekanan kata, dan intonasi.

Topik
Berbagai hal terkait dengan interaksi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran, di dalam maupun di luar kelas.

E.  METODE PEMBELAJARAN:
-    Scientific Approach
-    Discovery Based Learning
-    Project Based Learning

F.   MEDIA PEMBELAJARAN:
1. Media
     Projector, Gambar.

2. Alat
     Spidol, whiteboard

3. Sumber Belajar
    Challenges, Longman. Kemendikbud Bahasa Inggris: When English Rings the Bell, Bright, Erlangga.

G.  LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

a.   Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
1.        Guru masuk ke kelas dan langsung menyapa menggunakan bahasa Inggris agar English Environment dapat langsung tercipta di pertemuan pertama.
2.        Guru dapat menggunakan kaliamat “Good morning, students”. Pastikan peserta didik merespon dengan menjawab kembali “Good morning, Teacher/ Sir/Mam”.Jika peserta didik belum merespon, jangan dulu melanjutkan pelajaran.
Jika memungkinkan, guru dapat bertanya ke beberapa anak secara individual untuk memastikan bahwa peserta didik dapat merespon perkataan guru.
3.    Berdoa dan mengecek kehadiran siswa.
4.    Menginformasikan tujuan pembelajaran.



b. Kegiatan Inti (60 menit)
Mengamati
1.    Guru menjelaskan bahan ungkapan yang dapat disampaikan ketika menanyakan kabar tentang seseorang adalah “How are you?”
2.    Saat ini pertanyaan “How are you?” terbiasa dijawab dengan kata-kata “I’m fine, thank you." "What about you?", "What about yourself?", atau "And yourself?"
3.    Oleh karena itu, diperkenalkan bahwa pertanyaan “How are you?” dapat dijawab dengan “I’m feeling great.”

Menanyakan
1.  Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mempertanyakan antara lain perbedaan antar berbagai ungkapan sapaan, pamitan, ucapan terimakasih, dan permintaan maaf dalam bahasa Inggris, perbedaan ungkapan dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain, dsb.
2.  Peserta didik menjawab pertanyaan guru tentang ungkapan yang digunakan dalam sapaan.
3.  Peserta bertanya jawab tentang ungkapan-ungkapan yang digunakan dalam sapaan.

Mengumpulkan Data
1.    Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa dapat menyebutkan macam-macam ungkapan sapaan kepada orang yang ditemuinya.
2.    Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa dapat menyebutkan macam-macam ungkapan tanggapan dalam ungkapan sapaan kepada orang yang ditemuinya.

Menalar/Mengasosiasi
1.    Siswa membandingkan ungkapan sapaan, pamitan, ucapan terimakasih, dan permintaan maaf yang telah dipelajari dengan yang ada di berbagai sumber lain.
2.    Siswa membandingkan antar ungkapan sapaan, pamitan, ucapan terimakasih, dan permintaan maaf dalam bahasa Inggris dan dalam bahasa siswa

Mengomunikasikan
1.    Siswa menyapa, berpamitan, mengucapkan terimakasih, dan merminta maaf dengan bahasa Inggris, di dalam dan di luar kelas.
2.    Siswa menuliskan permasalahan dalam menggunakan bahasa Inggris untuk menyapa, berpamitan, mengucapkan terimakasih, dan merminta maaf dalam jurnal belajar (learning journal).

  c.   Kegiatan Penutup (10 menit)
1. Peserta didik dan guru menyimpulkan materi pelajaran tentang menyapa yang telah dipelajari.
2.  Guru memberikan tugas kepada siswa untuk membuat biodata diri siswa.
3.  Guru menyampaikan rencana yang akan dipelajari di pertemuan selanjutnya.

H.  PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN
       
1.  Penilaian Sikap spiritual
a. Teknik penilaian             : Observasi
b. Bentuk instrumen           : Lembar Observasi
c. Kisi-kisi                          :

No.
Sikap/nilai
Butir instrument
1.
Melakukan pengamatan sikap spiritual yang ditampilkan oleh peserta didik
Lampian 1 (Lembar observasi)


d. Instrumen : lihat lampiran

e. Rubrik penilaian Sikap spiritual

No
Indikator
Skor
1
Selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
4
2
Sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan
3
3
Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
2
4
Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan
1

f. Pedoman Penskoran :
Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4.
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus:
 Skor Diperoleh x 4 = Skor Akhir
 Skor Maksimal
Contoh:
Skor diperoleh 14, skor maksimal 4 x 5 pernyataan = 20, maka skor akhir:
 14 x 4 = 2,8
 20
Sesuai Permendikbud No 81A Tahun 2013, Peserta Didik memperoleh nilai adalah:
Sangat Baik     : apabila memperoleh skor : 3,33 < skor ≤ 4,00
Baik                 : apabila memperoleh skor : 2,33 < skor ≤ 3,33
Cukup             : apabila memperoleh skor : 1,33 < skor ≤ 2,33
Kurang            : apabila memperoleh skor :  skor ≤ 1,33


2.  Penilaian Sikap Sosial
a. Teknik penilaian         : Observasi
b. Bentuk instrumen      : Lembar Observasi
c. Kisi-kisi                      :

No.
Sikap/nilai
Butir instrument
1.
Melakukan pengamatan sikap sosial yang ditampilkan oleh peserta didik
Lampian 2 (Lembar observasi)

d. Instrument     : Lihat lampiran..


e.       Rubrik Penilaian Sikap Sosial

No
Indikator
Skor
1
Belum terlihat
1
2
Jarang terlihat
2
3
Kadang – kadang terlihat
3
4
Sering terlihat
4
5
Selalu terlihat
5

f.       Pedoman Penskoran
      NA= Skor Perolehan x 4
                  Skor Maksimal


3. Penilaian Pengetahuan
a. Teknik penilaian               : Tertulis
b. Bentuk instrument           :  uraian singkat dan pilihan ganda
c. Kisi-kisi                            :

No
Indikator
Butir instrumen
1
Siswa dapat menuliskan respon tanggapan sesuai dengan ungkapan-ungkapan dalam sapaan yang diberikan.
Lampiran 3 : Soal uraian singkat No. 1-5
2
Siswa dapat memilih jawaban yang tepat berdasarkan dialog tentang sapaan yang diberikan
Lampiran 3 : Soal pilihan ganda No. 1-3
3
Siswa dapat memilih jawaban respon yang tepat berdasarkan ungkapan sapaan yang diberikan.
Lampiran 3 : Soal pilihan ganda No. 4-5

d. Instrument     : Lihat lampiran..

e. Pedoman Penskoran

1.   Untuk bagian I, tiap jawaban benar diberi skor 1
2.   Untuk bagian II, tiap jawaban benar diberi skor 1
3.   Jumlah skor maksimal       I           5 x 1 = 5
                                                II         5 x 1 = 5
                                                            Jumlah 10
4.   Nilai maksimal = 100
5.   Nilai siswa =                SkorPerolehan     x  10


c. Penilaian Keterampilan

a. Teknik penilaian             : Unjuk Kerja
b. Bentuk instrument          : Test berbicara
     c. Kisi-kisi                          :


No.
Sikap/nilai
Butir instrument
1.
Membuat dialog tentang ungkapan dalam menyapa dan merespon sapaan di depan kelas.
Lampian 1 (Lembar observasi)

d. Instrumen : lihat lampiran

e. Rubrik penilaian Keterampilan

Aspek Pelafalan
1.      Ada masalah pengucapan serius sehingga tidak bisa dipahami
2.      Ada masalah pengucapan sehingga pendengar perlu konsentrasi penuh
3.      Mudah dipahami meskipun pengaruh bahasa ibu dapat dideteksi
4.      Sangat jelas sehingga mudah dipahami

Aspek Tatabahasa
1.      Kesalahan tata bahasa sangat parah sehingga tidak bisa dipahami
2.      Sering membuat kesalahan sehingga makna sulit dipahami
3.      Kadang-kadang ada kesalahan tetapi tidak mempengaruhi makna
4.      Tidak ada atau sedikit kesalahan tatabahasa

Aspek Kosakata
1.      Kosakata sangat terbatas sehingga percakapan tidak mungkin terjadi
2.      Sering menggunakan kosakata yang tidak tepat
3.      Kadang-kadang menggunakan kosakata yang kurang tepat sehingga harus menjelaskan lagi
4.      Menggunakan kosakata dan ungkapan yang tepat

Aspek Kelancaran
1.      Bicara terputus-putus dan terhenti sehingga percakapan tidak mungkin terjadi
2.      Sering ragu-ragu dan terhenti karena keterbatasan bahasa
3.      Kelancaran sedikit terganggu oleh masalah bahasa
4.      Sangat lancar
`
f. Pedoman Penskoran

             Skor Perolehan
NA = ________________ x 4
                 Skor Maksimal


  
        Kutabangun, Juli 2017
      

Mengetahui                         
Kepala Sekolah SMPN 3 TIGABINANGA                                               Guru Bidang Study


  

 Karel Purba, S.Pd                                                                                   Joint Tarigan, S.Pd


  

Lampiran 1 : Instrumen Penilaian Sikap Spiritual

Nama Peserta Didik    : ………………….
Kelas                           : ………………….
Tanggal Pengamatan   : …………………..
Materi Pokok              : …………………..

No
Aspek Pengamatan
Skor
1
2
3
4
1
Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
2
Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan
3
Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/presentasi
4
Mengungkapkan kekaguman secara lisan maupun tulisan terhadap Tuhan saat melihat kebesaran Tuhan
5
Merasakan keberadaan dan kebesaran Tuhan saat mempelajari ilmu pengetahuan
Jumlah Skor


  
Lampiran 2 : Instrumen Penilaian Sikap Sosial

Nama Siswa       :..............................................
Kelas                             :..............................................
Materi Pokok      :..............................................

NO
NAMA SISWA
ASPEK YANG DINILAI
JUMLAH
KET
SEMANGAT
JUJUR
DISIPLIN
PERCAYA DIRI
TANGGUNGJAWAB



  
Lampiran 3 : Instrumen Penilaian Pengetahuan

A.    Read the expressions and give your response.
1.      Good morning. How are you ?
……………………………………………
2.      Hi, I’m Rian and you are ?
……………………………………………
3.      Are you Dika ?
……………………………………………
4.      Hello, it’s nice to meet you.
……………………………………………
5.      Goodbye.
……………………………………………

B.     Choose either a, b, c, or d for the correct answer. Questions 1–3 are based on the dialogue.
Deni is a new student. He meets Hari in the
canteen.
Deni : Hi, my name is Deni. What is your
name?
Hari : Hi, my name is Hari. Are you a new
student?
Deni : Yes, I am. I’m in 1C, and you?
Hari : Me, too. Then we are classmates.

1. Deni is .
a. a new teacher
b. a new student
c. a teacher
d. a librarian

2. Deni meets Hari in…..
a. the classroom
b. the library
c. the yard
d. the canteen

3. Are they classmates?
a. Yes, they are.
b. No, they are not.
c. Yes, they are not.
d. No, they are.

4. Sigit : I have to go now. Nice to meet
                you, Sri.
     Sri : , Sigit.
a. Bye
b. How do you do?
c. Nice to meet you, too
d. Pleased to meet you

5. Nicky : I’m going to sleep now.
     Stuart : OK. .
a. Good night
b. Goodbye
c. Bye
d. Good evening


Lampiran 4 : Instrumen Penilaian Keterampilan

  





Make dialogues based on these situations. Use the
expressions of greeting then act them out.
1. You meet your friend in the morning on your way to
     school.
2. You meet your friend in the park.
3. You meet your brother in the dining room in the
     evening.
4. You meet your new classmate.
5. You meet your teacher on your way to the English
    course.
MATA PELAJARAN           : …………………………………………….
KELAS                                : …………………………………………….
MATERI                             : …………………………………………….

NO
NAMA SISWA
NO SOAL
JUMLAH NILAI
Pelafalan
Tata Bahasa
Kosakata
Kelancaran


Senin, 05 Februari 2018

PENDIDIKAN DAERAH TERPENCIL


Pendidikan adalah suatu hal yang mutlak bagi warga negara Indonesia. Pendidikan adalah jalan yan terbaik untuk meningkatkan taraf kehidupan sebuah generasi tak terkecuali di Indonesia. Dimana Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki kemajemukan dalam berbagai dimensi kehidupan, baik strata sosio-kultur, politik, ekonomi, juga kondisi geografis dan topografi alamnya.
Perbedaan yang dimiliki masyarakat bangsa Indoensia itu di suatu pihak menjadi  kebanggaan, tetapi di lain pihak menjadi penghambat dalam menjalankan roda pembangunan bangsa, khususnya pembangunan di dunia pendidikan.

Pendidikan di Indonesia belum merata. Kesenjangan kualitas pendidikan antara di kota dengan di daerah terpencil masih tinggi. Masih banyak sekolah-sekolah di daerah terpencil yang masih belum mendapat  perhatian khusus dari pemerintah Indonesia.
Bangunan  sekolah  yang megah di perkotaan dengan  fasilitas sarana dan prasarana belajar mengajar  yang begitu lengkap  menjadi  hal  wajib. Akan  tetapi, semua itu  menjadi  hal  yang  langka  ketika  kita  membandingkan dengan  kondisi sekolah-sekolah di daerah terpencil.

Berbagai masalah yang menghambat proses pendidikan di suatu daerah terpencil masih sering muncul. Masih kurangnya sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana ini meliputi gedung sekolah beserta isinya, peralatan-peralatan sekolah yang menunjang proses belajar mengajar di suatu sekolah, atau lembaga tempat belajar, dan kualitas tenaga didik.
Selain itu terdapat beberapa masalah lainnya yaitu, distribusi tidak seimbang, insentif rendah, kualifikasi dibawah standar, guru-guru yang kurang kompeten, serta ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang ditempuh, penerapan kurikulum di sekolah belum sesuai dengan mekanisme dan proses yang standarkan.
Permasalahan lainnya adalah angka putus sekolah juga masih relatif tinggi. Serta pola pembelajaran anak yang masih konvensional, sebab guru hanya menerangkan secara ceramah tanpa ada inovasi atau modifikasi sistem pembelajaran.
Sehingga tidak ada fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang kemajuan proses belajar mengajar yang mereka lakukan, dan juga tenaga didik yang mengajar dengan ilmu yang seadanya.

Kondisi tersebut menjadi  kondisi  yang  lumrah di daerah terpencil  tapi di satu sisi menjadi  hal  yang  tabu di perkotaan.  Tak banyak yang mengetahui atau peduli dengan nasib pendidikan anak-anak di daerah perbatasan. Banyak anak diperbatasan Nusantara yang bernasib malang karena tak dapat memperoleh pendidikan yang bermutu.

Semua kondisi dan masalah ril yang ada di daerah terpencil menjadi masalah bersama yang menggugah rasa nasionalisme kita untuk mengatasinya. Dalam perpektif ini rasa nasionalisme yang kita bangun terbentuk melalui kesadaran universal dari seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memberi prioritas bagi percepatan pelayanan pendidikan dan peningkat mutu pendidikan di daerah terpencil tersebut.
Kita tidak lagi memikul senjata untuk menentang segala bentuk kolonialisme dari luar tetapi kita membangun semangat nasionalisme untuk merasakan dan mengambil sikap kongkret dalam meningkatkan mutu pendidikan bagi anak-anak bangsa ini, terutama anak-anak bangsa yang terhimpit dan terlantar di balik deratan bukit dan lembah atau yang berada di daerah yang terisolir dan tertinggal. 

Undang-Undang Guru dan Dosen

Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005  ttg guru dan dosen mewajibkan tiap guru untuk bergabung dengan salah satu organisasi guru. Salah satu organisasi profesi guru tersebut adalah Ikatan Guru Indonesia yang sudah berdiri di 34 propinsi di Indonesia dan memiliki 67 kanal pelatihan guru


Rabu, 31 Januari 2018

SOAL UAS BAHASA INGGRIS SMP

Silahkan soal berikut ini dengan teliti

Selasa, 30 Januari 2018

Video Mars IGI


Hasil gambar untuk ikatan Guru Indonesia 


Video Mars IGI

Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus


13 Cara Menangani Anak Berkebutuhan Khusus

Mendidik dan menangani anak-anak sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang tua. Untuk itu pentingnya orang tua mengetahui karakter anak sedari dini agar bisa berpengaruh pada masa depannya. Namun bagaimana jika anak-anak anda masuk ke dalam kategori anak kebutuhan khusus, tentu saja anda harus memiliki cara penanganan yang berbeda dibandingkan anak normal pada umumnya.